DIJUAL OTAK SAYA + BEBAN PIKIRNYA
OVERTHINGKING = PENYAKIT HATI
Catatan
Harian Si Dina. Curcol ajalah ya hari
ini, tidak usah mikir berat dulu. Ya meskipun blogku yang sebelum-sebelumnya
sedikit tidak penting bagi Anda. Setidaknya baca ya curhatanku ini, aku tak
punya teman curhat sih. Malam-malam begini memang pas rasanya untuk berhalu
ria. Saat aku asyik melihat cogan-cogan
Tiktok, tiba-tiba ada yang menelepon. Salah satu temanku, anak kelas
sebelah, kebetulan lagi dekat dengan mas sepupuku. Penasaran alasan dia
menelepon, aku angkatlah itu telepon. Biasanya aku malas mengangkat jika dia
telpon malam-malam secara random
begini. Ternyata yang bersuara cowok!! Wah ada apa ini?. Cowok itu bilang dia
menemukan Hp temenku ini didepan
kampus. Hah? Bingunglah aku. Mikir mikir mikir.
Cowok
ini bilang dia bakalan nungguin di warung biru depan UTM. Seingatku sih tidak
ada warung warna biru disitu. Berhubung aku gampang sekali terkena serangan
panik, dan ketika panik aku susah berpikir jernih. Bingung aku, mau nolongin
tapi tidak lagi ada di Telang. Aku suruh itu masnya nungguin di tempat itu
nanti aku kabari lagi. Karena sekarang aku mau nyari teman satu kosannya dari
temenku yang Hpnya jatuh itu. Masnya
terdengar santai sekali, padahal aku lagi overthingking akut. Takut sekali Hp temenku itu dibawa kabur. Karena aku
tidak tahu siapa yang harus aku hubungi, aku chat saja mas sepupuku minta kontaknya anak seUKM yang mungkin
akrab dengan temanku itu. Kebetulan mas sepupuku dan temanku ini satu UKM. Deg deg deg nungguin balasan chat dari mas sepupu kayak lagi nungguin
balasan dari lamaran nikahan deh.
Belum
masuk balasan chat dari mas sepupu, kembaranku dapat telepon yang sama dari
temenku ini. Seketika otakku seperti terhantam sesuatu. Bisa saja aku ini
sedang di Prank kan?. Seketika aku
langsung chat dia, dan dia jawab “polos banget sih kamu, duh aku ngakak deh”.
Anjing gak sih?, disini aku dalam
kondisi khawatir sama dia, aku takut dia kenapa-napa karena dia kan asing
dengan daerah Madura. Dia itu sendiri di perantauan!!. Apalagi tingkat
kriminalitas di Telang itu tinggi banget. Aku sebagai anak yang akrab dengan
Madura tentu merasa bertanggung jawab. Semisal aku lagi ada di Telang pasti
langsung aku samperin. Dan kenapa dia menganggap enteng perasaanku. Kalau yang ngeprank Baim Wong sih tentu tidak akan kecewa aku karena akan dapat
duit, lha ini dapet sakit hati saja. Tentu saja aku kecewa, mungkin saja
dikemudian hari dia mendapat musibah beneran aku sudah tidak percaya. Mau
nangidLLL. Alay tidak kalau pakai emot gini?.
Masih
terasa rasa kecewa di hati ini, tiba-tiba ada kiriman vidio di grup keluarga.
Mbak sepupuku mengirim sebuah vidio kapal tenggelam di dermaga. Hanya mengirim
vidio itu saja tanpa keterangan apapun. Meski semua anggota di grup itu
bertanya-tanya kejadian tersebut, mbak sepupuku tidak muncul-muncul di grup
untuk memberi informasi. Kondisi hati
lagi tidak baik, makin mangkel aku. Masih overthingking,
aku mikir itu ada di dermaga Perak, misal aku ada disana aku bakal apa? Aku mau
lari kemana kalau seperti itu? Aku nanti tenggelam tidak ya? Apa aku bakalan
ada yang nyelametin semisal aku tenggelam atau terjebak didalam? Apa aku
bakalan seperti Jacknya Rose?. Vidio kedua masuk bersamaan
dengan mbak sepupuku bilang kemungkinan itu di selat Madura. Mamaku saking
takutnya sampai tidak mau melihat vidio tersebut. Dari vidio tersebut aku
melihat proseas evakuasi korban yang
masih terjebak didalamnya. Ihh airnya
keruh seperti air susu coklat. Kalau ada yang tenggelam bakal kelihatan tidak
ya?. Aku jadi takut naik kapal lagi.
Karena
penasaran kemudian banyak yang mencari tahu sendiri kejadian tersebut di
internet. Ternyata kejadian tersebut ada di pelabuhan Piai, Kalimantan Barat.
Anjing memang mbak sepupuku ini nyebar sesuatu tanpa keterangan yang jelas.
Menambah beban pikiranku saja.
Komentar
Posting Komentar